BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS

Selasa, 24 November 2009

RAMALAN RONGGOWARSITO

7 Pemimpin Indonesia
Menurut Ramalan Ronggowarsit
o


Raden Ngabehi Ronggowarsito adalah spiritualis Indonesia yang sangat ternama karena ramalannya banyak yang sudah terbukti. Dipaparkannya ada tujuh satrio piningit yang akan muncul sebagai tokoh yang dikemudian hari akan memerintah atau memimpin wilayah seluas wilayah “bekas” kerajaan Majapahit (Negara Indonesia), yaitu : Satrio Kinunjoro Murwo Kuncoro, Satrio Mukti Wibowo Kesandung Kesampar, Satrio Jinumput Sumelo Atur, Satrio Lelono Topo Ngrame, Satrio Piningit Hamong Tuwuh, Satrio Boyong Pambukaning Gapuro, Satrio Pinandito Sinisihan Wahyu. Berkenaan dengan itu, banyak kalangan yang kemudian mencoba menafsirkan ke-tujuh Satrio Piningit itu adalah sebagai berikut :

SATRIO KINUNJORO MURWO KUNCORO. Tokoh pemimpin yang akrab dengan penjara (Kinunjoro), yang akan membebaskan bangsa ini dari belenggu keterpenjaraan dan yang kemudian akan menjadi tokoh pemimpin yang sangat tersohor diseluruh jagad (Murwo Kuncoro). Tokoh yang dimaksud ini ditafsirkan sebagai Soekarno, Proklamator dan Presiden Pertama Republik Indonesia yang juga Pemimpin Besar Revolusi dan pemimpin Rezim Orde Lama. Berkuasa tahun 1945-1967.

SATRIO MUKTI WIBOWO KESANDUNG KESAMPAR. Tokoh pemimpin yang berharta dunia (Mukti) juga berwibawa/ditakuti (Wibowo), namun akan mengalami suatu keadaan selalu dipersalahkan, serba buruk dan juga selalu dikaitkan dengan segala keburukan / kesalahan (Kesandung Kesampar). Tokoh yang dimaksud ini ditafsirkan sebagai Soeharto, Presiden Kedua Republik Indonesia dan pemimpin Rezim Orde Baru yang ditakuti. Berkuasa tahun 1967-1998.

SATRIO JINUMPUT SUMELA ATUR. Tokoh pemimpin yang diangkat/terpungut (Jinumput) akan tetapi hanya dalam masa jeda atau transisi atau sekedar menyelingi saja (Sumela Atur). Tokoh yang dimaksud ini ditafsirkan sebagai BJ Habibie, Presiden Ketiga Republik Indonesia. Berkuasa tahun 1998-1999.

SATRIO LELONO TAPA NGRAME. Tokoh pemimpin yang suka mengembara / keliling dunia (Lelono) akan tetapi dia juga seseorang yang mempunyai tingkat kejiwaan Religius yang cukup / Rohaniawan (Tapa Ngrame). Tokoh yang dimaksud ini ditafsirkan sebagai KH. Abdurrahman Wahid, Presiden Keempat Republik Indonesia. Berkuasa tahun 1999-2000.

SATRIO PININGIT HAMONG TUWUH. Tokoh pemimpin yang muncul membawa kharisma keturunan dari moyangnya (Hamong Tuwuh). Tokoh yang dimaksud ini ditafsirkan sebagai Megawati Soekarnoputri, Presiden Kelima Republik Indonesia. Berkuasa tahun 2000-2004.

SATRIO BOYONG PAMBUKANING GAPURO. Tokoh pemimpin yang berpindah tempat (Boyong / dari menteri menjadi presiden) dan akan menjadi peletak dasar sebagai pembuka gerbang menuju tercapainya zaman keemasan (Pambukaning Gapuro). Banyak pihak yang menyakini tafsir dari tokoh yang dimaksud ini adalah Susilo Bambang Yudhoyono. Ia akan selamat memimpin bangsa ini dengan baik manakala mau dan mampu mensinergikan dengan kekuatan Sang Satria Piningit atau setidaknya dengan seorang spiritualis sejati satria piningit yang hanya memikirkan kemaslahatan bagi seluruh rakyat Indonesia sehingga gerbang mercusuar dunia akan mulai terkuak. Mengandalkan para birokrat dan teknokrat saja tak akan mampu menyelenggarakan pemerintahan dengan baik. Ancaman bencana alam, disintegrasi bangsa dan anarkhisme seiring prahara yang terus terjadi akan memandulkan kebijakan yang diambil.

SATRIO PINANDITO SINISIHAN WAHYU. Tokoh pemimpin yang amat sangat Religius sampai-sampai digambarkan bagaikan seorang Resi Begawan (Pinandito) dan akan senantiasa bertindak atas dasar hukum / petunjuk Allah SWT (Sinisihan Wahyu). Dengan selalu bersandar hanya kepada Allah SWT, Insya Allah, bangsa ini akan mencapai zaman keemasan yang sejati.
Wallahu’alam Bishowab.

Read More..

Senin, 23 November 2009

PIDATO SBY

AKSI LEMPAR HANDUK
WARNAI PIDATO SBY
Laporan: Desy Wahyuni



Jakarta, RMOL. Aksi lempar handuk mewarnai acara nonton bareng pidato Presiden SBY di kantor Imparsial, Senin malam (23/11).
Aksi itu menandakan kekecewaan penonton terhadap jalan keluar yang diambil SBY untuk menghentikan kasus yang menimpa dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah. SBY mengatakan dirinya memilih penyelesaian di luar pengadilan (out of court settlement), namun menyerhkan hal itu kepada Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri dan Jaksa Agung Hendarman Supandji.
Kekecewaan juga dialamatkan kepada sikap SBY terhadap laporan final audit investigasi yang dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap Bank Century yang menerima bailout sebesar Rp 6,7 triliun.
Sejumlah aktivis dan pengamat politik hadir dalam acara nonton bareng yang digelar di samping kolam renang di halaman kantor Imparsial di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat. Mereka yang hadir antara lain Adhie Massardi, Ray Rangkuti, Effendi Gazali, Fadjroel Rachman, Bony Hargens, Usman Hamid, Danang Widyamoko dan Sukardi Rinakit, juga Tom Pasaribu. Sebagian besar dari peserta telah menyiapkan handuk putih kecil yang diselempangkan di leher.


Sebelum melemparkan handuk, Ray Rangkuti memimpin penonton mengangkat jempol tinggi-tinggi, lalu membalikkannya."Lawan SBY sekarang juga," serunya.
"Saya ingin mengatakan semua harus direformasi total, KPK, Kepolisian, Kejaksaan dan saya tambahkan juga Pak Presiden," ujar pakar komunikasi politik dari Universitas Indonesia (UI) Effendi Gazali.
"Setelah apa yang disampaikan Bapak Presiden, saya malah nggak ngerti isinya apa. Presiden bilang out of court settlement, sementara yang ilmiah merasa itu adalah out of the logic,"tambahnya.
"Aku mau presiden baru bela rakyat, yang punya ketegasan jadi pemimpin, rakyat semakin susah, semua ini akibat pemilu kemarin," begitu salah satu syair yang dinyanyikan Franky Sahilatua.
"Orang yang diharap-harapkan oleh rakyat dapat memenuhi semua harapan ternyata nol besar. Malam ini saya berpikir, ini adalah seratus hari terakhir buat SBY, dan kita akan melawannya bersama-sama," ujar Bony Hargens.
"Kalau kita melihat pidato pak SBY tadi, sebenarnya nggak lebih bahwa SBY adalah public relation Bank Century. Untuk kasus Bibit dan Chandra, Pak SBY gagal menjadi jangkar yang malah membuat keterombangambingan. Kalau kondisinya seperti ini, kita lawan Pak SBY," teriak Koordinator ICW, Danang Widyomoko.
"Indonesia butuh Presiden baru. Hari ini Presiden membuktikan bahwa dirinya bukan presiden. Dia membuktikan kalau dirinya tidak bisa mengambil keputusan, tidak berani mengambil tindakan yang sesuai dengan etika kebangsaan. Yaitu memberhentikan pejabat-pejabat yang tersangkut korupsi," ujar Usman Hamid.
"Untuk mencopot Jaksa Agung saja dia tidak bisa. Untuk itu, kita semua rakyat Indonesia dari berbagai elemen masyarakat menyerukan bahwa kini Indonesia darurat keadilan," tandas Usman Hamid. [guh]


Read More..

TIPS AMAN BERBICARA DI INTERNET

HATI-HATI BERPENDAPAT
DI INTERNET


Internet terkenal dengan kebebasan berekspresinya. Meski demikian, bukan berarti internet tak punya aturan. Jika salah melangkah, netter pun bisa saja dijebloskan ke penjara.Seperti yang dialami Prita Mulyasari, yang lantaran berkeluh kesah malah diseret ke
meja hijau oleh Rumah Sakit Omni Internasional. Nah, untuk itu kita harus pintar-pintar menyiasati agar tak terjerat Undang-undang Informasi dan Elektronik (UU ITE) seperti halnya Prita.
Berikut beberapa tips singkat yang diramu dari blogger kawakan Blontank Poer saat acara diskusi bertajuk 'Media Baru Sebagai Kebebasan Berekspresi' di Base Camp ICT Watch, Jakarta, Kamis (19/11/2009:


1. Think Before Posting. Ini merupakan slogan yang juga dipakai ICT Watch dalam berkampanye. Kalimat sederhana, namun mempunyai efek yang luar biasa.

Ketika seorang konsumen ingin meluapkan surat protes, usahakan jangan dibuat saat sedang 'panas'. Sebab emosi yang tak terkendali malah bisa menyerang kita kembali.

Intinya, setelah menulis coba dibaca lagi, jangan langsung posting. Tunggu keadaan emosional kita reda baru baca kembali, resapi dan edit kata-kata yang hanya mengumbar nafsu amarah.

2. Tambahkan Data-data Penunjang. Untuk lebih meyakinkan tulisan yang kita buat, sangat dianjurkan untuk tidak membuat tulisan yang seadanya. Maksudnya, masukkan pula data-data penunjang yang terkait dengan tulisan yang kita buat.

Data penunjang tersebut bisa dengan mudah didapatkan dari 'Mbah' Google. Jadi misalkan kita sedang membuat tulisan tentang internet Indonesia, kita bisa memasukkan jumlah pengguna internet Tanah Air atau data pendukung lainnya.

Selain untuk memperkaya tulisan, hal itu juga bermanfaat bak strategi 'membuang body'. Misalkan, ketika ada yang bertanya darimana data-data yang tertera, kita bisa beralasan didapat dari sumber lain. Tentunya sumber tersebut harus memiliki asal usul yang jelas dan terpercaya.

3. Tak Menyebut Merk. Sementara jika kita ingin menyerang seseorang atau pihak-pihak tertentu di internet, sebaiknya tak langsung 'menyebut merk' alias nama pihak yang kita incar.

Hal ini bisa dibilang sekadar untuk mencari aman. Misalnya, hanya disebutkan pria ini berkepala plontos, berbadan tegap, dan menjadi anggota dewan dari partai X. Tentu dengan ciri-ciri tersebut, khalayak sudah tahu siapa yang kita tuju.

4. Biarkan Fakta Berbicara. Usahakan bahwa kejadian atau protes yang kita tulis merupakan hal yang kita benar- benar rasakan. Pasalnya, itu merupakan fakta kejadian. Lebih bagus lagi kalau disertakan barang bukti, bisa berupa foto atau yang lainnya.

Barang bukti atau foto ditambah dengan tulisan merupakan kombinasi sempurna untuk menyuarakan protes atau pendapat Anda di dunia maya. (kilasberita.com/asd

Read More..

Selasa, 17 November 2009

RANI NASRUDIN ANTASARI

Ada Tim Lain
di TKP Penembakan



Jakarta, Heri Santoso, salah seorang terdakwa pembunuhan mengaku melihat ada tim lain di lokasi penembakan Direktur PRB Nasrudin Zulkarnaen. Heri melihat mereka menggunakan 3 mobil, 2 motor. Tim lain itu sudah ikut mengikuti setelah Nasrudin selesai bermain golf di Modern Land, Tanggerang.

"Saya lihat ada tim lain yang berada di lokasi penembakan," ujar Heri saat diperiksa sebagai terdakwa di PN Tanggerang, Jl TMP Taruna, Tanggerang, Senin (16/11/2009). Menurut Heri, mobil dan motor yang digunakan oleh tim lain yang berada di lokasi penembakan pernah dilihatnya pada saat mengikuti aktivitas Nasrudin. "Pernah lihat di kantor Nasrudin di Kuningan dan di rumahnya," ungkap Heri


Diungkapkan oleh Heri mobil-mobil itu antara lain Timor warna biru, Terano hitam, Panther merah, motor Scorpio dan Ninja berwarna biru. Namun Heri mengaku tidak hafal dengan nopol kendaraan tersebut.

"Saya tidak ingat," katanya.

Heri juga mengaku pernah melihat Hendrikus Kiawalen berbicara dengan salah seorang anggota tim yang menggunakan baju safari berwarna hitam. "Ada ngobrol sama Hendrik. Saya lihat menggunakan baju safari hitam dan biru," katanya.

Pada sidang sebelumnya terdakwa Hendrikus Kiawalen alias Hendrik, enggan menceritakan lebih lanjut mengenai siapa tim lain yang sempat bertemu dengannya pada saat mengikuti Nasrudin. Hendrik mengaku khawatir dengan keselamatan dirinya dan keluarga.

"Demi keselamatan keluarga, adik-adik saya. Saya tidak mau jelaskan secara lugas menyangkut di lapangan.Siapa yang jamin keselamatkan saya dan keluarga," katanya khawatir.

Hendrik hanya menjelaskan kalau pertemuannya dengan tim lain saat menjalankan tugas, sudah di tanyakan kepada Edo. "Saya sudah tanya, kata Edo itu tim resmi dari Polisi," tandasnya.

Pada persidangan Selasa (10/11/2009) di PN Selatan saksi mantan Kapolres Jaksel Kombes Chairul Anwar mengungkapkan. Setelah Ketua KPK saat itu Antasari Azhar melaporkan adanya teror. Kapolri Bambang Hendarso Danuri langsung memerintahkan Chairul untuk menyelidiki sipelaku teror.

Pada 5 Januari 2009 secara lisan Chairul langsung memberi arahan kepada Kompol Helmi Santika, Kompol Iwan Setiawan, AKP M. Joni dan AKP Finora untuk melakukan penyelidikan terhadap Nasrudin dan Rani yang diduga sebagai pelaku teror.

Selaku penanggung jawab tim Chairul memerintahkan agar penyelidikan dilakukan secara profesional tidak keluar koridor hukum. "Saya beri arahan. Intinya penyelidikan dilakukan secara profesional tidak keluar dari koridor hukum," ujar Chairul saat itu. Demikian dikutip dari Detik. (kilasberita.com/asd)


Read More..

Sabtu, 14 November 2009

PRESIDEN SBY

PRESIDEN HARUS AKOMODIR
KEMAUAN RAKYAT




Presiden SBY harus memiliki kebijaksanan untuk segera mengakomodir kemauan rakyat yang menginginkan kisruh dua pimpinan KPK non aktif Bibit S Rianto dan Chandra M Hamzah, segera disudahi. Presiden berwenang penuh melakukan tindakan administratif untuk mencopot Jaksa Agung dan Kapolri.

"Presiden sebagai kepala pemerintahan memiliki power untuk mencopot dua pimpinan institusi (Kejagung dan Polri) tersebut," kata Dosen Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Novrizal Bahar.
Hal itu disampaikan saat berbincang disela-sela acara Workshop Penyusunan Silabus Hukum Acara Mahkamah Konstitusi, di Hotel Sultan, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (13/11/2009).



Novrizal mengatakan, membentuk Tim 8 adalah tindakan bijak dan respon yang cepat oleh presiden. Hal ini diperlukan supaya keputusan yang diambil bisa objektif karena direkomendasikan oleh orang-orang yang memang ahli dibidangnya.

"Pasti presiden dengar rekomendasinya. Kalau presiden tidak dengar nanti akan malu sendiri," imbuhnya.

Adapun mengenai wacana untuk segera mereformasi institusi Polri dan Kejaksaan Agung, Novrizal menjelaskan, presiden harus bergerak cepat untuk mengumpulkan data.

"Kalau mau mereformasi polri dan kejaksaan, presiden harus punya data kuat. Presiden harus bergerak cepat kumpulkan data, harus teruji dan objektif," pungkasnya. Demikian dikutip dari Detik. (kilasberita.com/asd)

Read More..

Kamis, 12 November 2009

NOVEMBER SAD

GURU DEMO,
ADAKAH YANG PEDULI?



Hari Pahlawan 10 Nopember, ternyata bukan milik para “pahlawan tanpa tanda jasa” atau guru di Banyuwangi. Sebab hari penentuan bagi nasib ribuan guru, yang dibahas di gedung DPRD Banyuwangi tidak membuahkan hasil. Bahkan tuntutan yang menyangkut hak dan hajat hidup guru, seperti tunjangan lauk pauk, tidak direspon. Begitu pula dengan tuntutan yang lain.

Hal yang terjadi justru saling tuding antara eksekutif dan legeslatif, yang mengakibatkan jajaran pimpinan Komisi A DPRD melakukan aksi walk out. Bagus Sudarmadja, Eko Susilo Nurhidayat, dan Khusnan Abadi meninggalkan forum yang dipimpin Sekkab Sukandi. Pandangan legeslatif menyatakan bahwa tim Pemda terkesan cuci tangan dengan melemparkan tanggung jawab kepada DPRD.


Tentunya manusiawi jika PGRI bereaksi keras, bahkan siap merealisasikan ancaman mogok masal. Sebab tiga kali aksi demo tidak pernah diperhatikan oleh Bupati Ratna. Namun rencana mogok masal ini mengundang keprihatinan banyak kalangan. Bahkan ada LSM yang menentang aksi demo guru selama ini.

Kenyataan seperti ini telah menjadi masalah dari tiga lembaga yang saling berkepentingan yaitu Pemda Banyuwangi, PGRI Kab. Banyuwangi dan DPRD Banyuwangi. Untuk itulah saatnya di hari Pahlawan ini saling mengendurkan syaraf emosi, berpikir jernih dan sama-sama mencari solusi yang dilandasi jiwa bijak pendidik dan pemimpin. Bukan sikap egois, sok kuasa dan punya kekuatan masa.

Read More..

Rabu, 11 November 2009

WILIARDI WIZAR

Polri Sangkal Kesaksian Wiliardi


Terdakwa kasus pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen, Wiliardi Wizar mengaku ditekan dalam proses pemeriksaan. Tapi argumen Wiliardi di pengadilan ini ditolak polri. Bukti kuat sudah dipegang.

"Pernyataan dia tidak untuk ditanggapi karena itu sidang. Boleh-boleh saja dia mengucapkan itu, karena yang jelas bukti yang sah sudah ada," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Nanan Soekarna saat dihubungi wartawan, Selasa (10/11/2009).


Wiliardi dalam kesaksiannya di persidangan Antasari Azhar menyebutkan bila selama proses pembuatan berita acara pemeriksaan dia diminta oleh mantan Wakabareskrim Irjen Pol Hadiatmoko untuk membuat pengakuan seolah-olah pembunuhan Nasrudin terkait Antasari.

"Keterlibatan antasari dan lain-lain, yang jelas polisi sudah punya bukti dan motif yang lainnya," terangnya.

Apakah termasuk CCTV Wiliardi dan Antasari berada di rumah Sigid? "Ya," imbuh Nanan singkat. Demikian dikutip dari detik.

Read More..

LINK BANNER BLOG

Amatullah's Page
Free Software By Rattlenetwork
Free Software By Rattlenetwork Kolom blog tutorial
Powered by http://pithichoren.blogspot.com asuindo banner
Cara Membuat Blog
Blog Indonesia Seby-Antoe.Com adiWidget
Blog Mas-Adi

KOMENTAR ANDA ADA DI SINI

blog buat bloggers