Minggu, 08 April 2018

Support dan Resistance

Memahami Support dan Resistance
Untuk Mengetahui Kapan Terjadi Breakout

    Support adalah suatu tingkat harga di mana dalam suatu kondisi tekanan jual diperkirakan akan diimbangi oleh kenaikan pembelian yang dapat menahan koreksi yang terjadi atau bahkan membuat harga berbalik arah. Support dibentuk dhubungkengan menggambar garis yang menghubungkan titik-titik harga terendah yang sejajar. Support, tepatnya berada di bawah harga running, tetapi ini adalah hal yang umum untuk melakukan transaksi ketika harga mendekati support.
    Resistance, suatu tingkat harga di mana dalam suatu kondisi tekanan beli diperkirakan akan diimbangi oleh kenaikan penjualan yang dapat menahan kenaikan harga yang terjadi atau bahkan membuat harga berbalik arah turun. Resistance dibentuk dengan menggambar garis yang menghubungkan titik-titik harga tertinggi yang sejajar. Penembusan resistance dalam suatu tren naik (uptrend) dapat berarti perubahan trend menjadi naik ataupun sideways.
    Berikut gambar garis yang menggambarkan posisi support dan resistance yang di ambil dari berbagai sumber pelaku trading forex:
Gambar Posisi Resistance dan Support
Gambar Resistance dan Support dengan Pasar Yang Bergerak Aktif
Gambar Support berubah menjadi Resistance
    Untuk memahami bagaimana breakout bisa muncul diantara support atau resistance, berikut kita pelajari definisi dari breakout tersebut.Breakout adalah bergeraknya grafik keluar dari batasan range harga yang selama ini menjadi tempat berkutatnya pergerakan harga, dengan adanya breakout terciptalah harga yang lain yaitu harga lebih tinggi atau lebih rendah pada periode sebelumnya. 


     Selain itu breakout juga dapat disebut sebagai tembusnya support atau resistance atau bisa juga diistilahkan segabagai pergerakan grafik yang panjang dalam waktu singkat (munculnya candlestick berbadan panjang) dimana sebelumnya grafik cenderung mendatar. Secara teori terjadinya breakout karena adanya lonjakan volume transaksi yang biasanya di picu oleh terbitnya berita fundamental. Berikut adalah ciri-ciri akan terjadinya breakout:
  • Harga bergerak bolak-balik di antara support dan resistance.
  • Market mulai volatile (ramai)
  • Terbentuknya candlestick yang panjang badanya melebihi rata-rata panjang badan candlestick sebelumnya.
Salah satu strategi untuk menarik keuntungan di situasi seperti ini adalah dengan mempergunakan perangkap pending order Buy Stop di atas resistance dan memasang pending order Sell Stop di bawah Support secara bersamaan. Dengan demikian kemanapun arah grafik breakout akan menyentuh salah satu pending order kita. Berikut gambaran breakout dan kapan melakukan order dengan Buy Stop atau Sell Stop dari gambar yang di dapat dari berbagai sumber online:
Gambar Breakout

Kapan Order Saat Breakout

Kamis, 05 April 2018

Trading dan Emosi

Belajar Mengendalikan Emosi Dalam Trading

    Disiplin merupakan salah satu jawaban dalam memperkirakan pasar secara optimal. Trading palingtidak harus mengikuti metode dan sudah seharusnya kita mengikuti metode tersebut, adapun pergerakan pasar merupakan cerminan emosi dari pelaku pasar karena di dalamnya adalah bagaian dari pertempuran teknikal. Untuk itulah boleh disebutkan bahwa trading merupakan sebuah metode sedangkan pasar merupakan cerminan dari sebuah emosi. Sangat sederhana bukan? Namun sering kali yang terjadi adalah sebaliknya sehingga kita terjebak dalam emosional yang berakibat hancurnya strategi pasar yang sudah di rencanakan.
    Salah satu contohnya adalah trader cenderung emosional karena dari perkiraan pergerakan pasar turun ternyata prediksi pasar kita malah naik, kenyataan sebaliknya ini merupakan pemicu dari memuncaknya emosi trader dengan ditandai pasang order berlawanan lagi, atau mengamati pasar mata uang lainnya menjadi semakin gusar dan buka order lagi, jika ini dilakukan terus dan diulang ulang dengan kesalahan yang sama maka harus sesegera mungkin trading dihentikan dan mulai lakukan instropeksi diri.
    Apa yang harus kita instropeksi? Ketika kita order pasar harus selalu mengingat bahwa strategi pasar kita merupakan satu metode yang kita yakini kebenarannya dan hindari bahwa strategi pasar kita merupakan metode yang paling tokcer, bila hal ini terus kita lakukan maka kita semakin tambah kecewa. Ingatlah, dalam kenyataannya strategi yang paling baguspun hanya menghasilkan profit antara 40% hingga 50% setiap kali trade.
    Yakinlah pada metode trading kita telah teruji dan kita pertahankan metode kita sedisiplin mungkin. Biarkan pasar yang emosional menentukan hasil akhirnya, sebisa mungkin jangan gunakan leverage atau volume yang tinggi dengan tujuan menghindari margin call.

Sabtu, 17 Februari 2018

Hoax PILKADA 2018

Hoax, Black Campaign

    Pesta demokrasi pemilihan bupati dan gubernur mulai di tabuh, proses urutan kegiatan cukup padat melelahkan pun dilalui hingga sampai pada isu-isu sensitif tentang banyaknya calon kepala daerah tertangkap oleh KPK. Spekulasi pengangkapan oleh KPK mengembang dalam pembicaraan masyarakat dan menjadi komuditi opini yang bisa saja menjadi senjata bagi lawan politik, tikdak hanya itu isu sekecil tentang perselinngkuhan hubungan istimewa dengan orang lain pun bisa menjadi senjata ampuh untuk membungkam calon kepala daerah.
    Meski pun undang undang ITE sudah disahkan dan memakan banyak korban, namun bisa dipastikan keseriusan undang-undang ini tidak akan mempan dalam melindungi calon kepala daerah. Hal ini tercermin dari kerasnya wanti-wanti pemerintah untuk masyarakat agar berhati-hati dalam penggunaan media sosial khususnya bagi PNS, begitu digulirkan ternyata sudah memakan korban PNS. Mengerti atau tidak yang jelas oknum PNS ini dengan sengajay mengupload fotonya dengan salah satu calon kepala daerah dengan tujuan hanya ingin viral di media sosial. Penting kiranya diketahui, karena terlahirnya UU ITE memiliki misi agar masyarakat tidak lagi terjerat pada masalah-masalah hukum akibat aktivitasnya di media sosial.
    Bukan mustahil lagi bila tahun 2018 disebut sebagai Tahun Politik karena terdapat 1.158 calon atau 579 pasangan calon (paslon) yang akan bertarung di 171 daerah tersebut, baik di level provinsi, maupun kabupaten/kota dari jumlah tersebut, 448 paslon diusung partai politik, 131 paslon berasal dari calon independen.

 Hoax
    Jumlah Penduduk Indoensia lebih dari 200 juta dengan perkiraan penduduk usia produktif sekitar 50 % nya merupakan sebuah potensi besar sebagai sasaran empuk hoax. Berita sesat hoax dalam kenyataannya masih menjadi berita yang terkadang menjadi barang menarik untuk diteruskan atau diberitakan ke media sosial meski pun dalam kenyataannya jelas-jelas berita bohong tersebut sudah pernah muncul sekian lamanya.
    Siapa yang diuntungkan dengan berita hoax tentunya hanya pengguna sosial yang menjadi sumber dari hoax tersebut. Pengguna media sosial di tahun politik ini haruslah mampu menjadi pengguna media sosial yang positif dalam menanggapi hoax yang muncul apalagi jika dilihat dari berita hoaxnya yang pernah muncul ternyata basi.

Black Campaign
    Black campaign di tahun politik ini bisa jadi masih diwarnai dengan kampanye terselubung di media sosial, bagi sebagaian kelompok masyarakat harus mewaspadainya. Apa yang perlu diwaspadai? Ada beberapa kelompok di masyarakat yang harus menjaga netralitas selama masa kegiatan pilkada, yang utama adalah masyarakat yang berprofesi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Tuntutan PNS untuk netral bisa jadi menjadi boomerang bagi PNS yang bersangkutan, karena bagaimana pun tindakan indisipliner PNS tentu terjadi oleh karena adanya laporan masyarakat. Apalagi media sosial untuk saat ini semakin mudah orang mengunggah entah disengaja atau tidak yang jelas dalam tempo tidak terlalu lama apa yang kita lakukan pasti ketahuan juga.

Kamis, 08 Februari 2018

Wajah Pendidikan

Pendidik Menilai Diri Sendiri
oleh: Ahmad Amin Udin, S.Pd, S.ST

     Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) dalam Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan mengungkapkan "Jangan hanya bicara kesejahteraan naik, semua tepuk tangan. Anda juga harus beri mutu lebih baik ke lulusan, sekolah lebih baik." Kalimat tersebut memiliki makna tuntutan yang dalam bagi profesi seorang guru, di balik kalimat tersebut memiliki makna bahwa pemerintah sudah cukup dalam memberikan kesejahteraan untuk guru, sekarang mana hasilnya?
    Tidak ada yang salah dengan apa yang diugkapkan oleh wakil persiden kita, hal tersebut murni sebuah kalimat terucap dari seorang negarawan yang menilai pendidikan Indonesia saat ini. Pemerintah menggelontorkan dana yang luar biasa hingga menembus empat ratus terliun rupiah. Miris juga bila total dana untuk pendidikan tembus hingga terliunan tapi yang di dapat pendidikan di Indonesia biasa-biasa saja.
    Membandingkan kemajuan pendidikan Indonesia pun ternyata masih kurang menggembirakan, di balik pelajar-pelajar Indonesia tembus memenangkan olimpiade-olimpiade internasional seakan-akan tidak ada harganya dan tidak dapat mendongkrak gambaran kemajuan pendidikan di Indonesia.

Pendidikan Ribut Kurikulum
    Bukan berarti pendidikan tidak memiliki arah, jelas pendidikan memiliki arah yang digariskan dalam sebuah kurikulum. Indonesia masih berkutat pada masalah kurikulumnya sendiri, selama ini pendidikan Indonesia masih mencari celah bagaimana merubah image belajar yang menciptakan generasi memiliki karakter ideal menurut kurikulum dan ironisnya waktu belajar mau pun mata pelajaran di Indonesia sangat beragam jumlahnya sehingga bila diamati teralu melelahkan untuk dipelajari.
    Harapan pendidikan terlalu sempurna untuk diterapkan, antara tahap pendidikan usia dini dengan pendidikan sekolah dasar memiliki dua sisi kuat untuk saling mendukung dan mendorong terciptanya suasana anak mengenal cahaya terang pengetahuan. Nyatanya yang terjadi, kita pendidik tidak mampu memberikan rasa nyaman pada anak, kompetisi masuk ke sekolah dasar sudah harus dapat membaca, menulis dan berhitung. Meski pun aturan tidak memperkenankan anak usia dini harus di tes bisa calistung untuk masuk ke sekolah dasar (SD), nyatanya perangkat untuk mendukung jaminan anak bisa masuk ke SD tanpa harus tes dulu dan diprioritaskan pada kedekatan rumah ternyata hanyalah isapan jempol.
    Di sinilah muncul kesempurnaan kurikulum kita, mungkin untuk orang tua yang memiliki putra/putri masih duduk sekolah dasar kelas pertama merasakan kaget tatkala di semester satu siswa sudah menghadapi ulangan semester. Logikanya mana mungkin ketika anak ini masuk tidak dapat calistung sudah harus mengikuti ulangan semester, bisa dari mana? Cukupkah dalam satu semester siswa harus bisa membaca, menulis, berhitung?
    Satu saat, seorang teman baru datang dari negeri seberang dan membawa puteranya yang baru duduk di SD kelas empat. Saya pun ingin membandingkan pendidikan putra teman saya dengan teman-teman sebaya yang ada di Indonesia. Ternyata, anak teman saya ini masih belum dan sama sekali belum mengerti dengan hitungan perkalian di negaranya sana masih diajarkan penambahan dan pengurangan, hal ini tergambar ketika disodori dengan materi matematika kelas empat di Indonesia ternyata masih belum ada apa-apanya.

Menghargai Orang Lain
    Menarik untuk di ungkap antara pendidikan di negara kita dengan negara luar, salah satunya karakter menghargai beda pendapat. Suatu saat putra teman mendapatkan tugas untuk membawa buku yang di sayangi, buku yang selalu dibaca setiap saat dan setiap waktu. Situasi masih begitu sensitif dengan isu terorisme sang anak tanpa memberitahukan orang tua dan sesuai dengan tugasnya putra teman saya membawa kitab suci Al Qur'an.
    Setiba di sekolah semua siswa menampakkan buku yang di sayangi, ada yang membawa ensiklopedi, novel, dan sebagainya. Tiba giliran putra teman membawa kitab suci, karena tidak terbiasa melihat kitab suci dan memang tidak pernah mengenal bagaimana bentuk kitab suci umat Islam siswa menjadi heran, ditengah keheranan siswa sekolah dasar tersebut karakter guru bijak di butuhkan, guru tidak memarahi dan tidak menyalahkan apa yang di bawa siswa muslim di kelas tersebut bahkan guru menjadi nara sumber apa itu Al Qur'an untuk menutup rasa penasaran, guru pun mempersilahkan membaca Al Qur'an di hadapan teman-teman sekelas.
    Suatu saat pula, ada seorang siswa di sekolah membawa sebuah biji-bijian salah satu buah yang jatuh. Saat di kelas seorang murid membuat mainan biji tersebut di dalam kelas, di dapati sang murid membawa biji-bijian guru pun tidak marah bahkan menanyakan dari mana asal biji tersebut di temukan. Selanjutnya guru menerangkan bagaimana sebuah biji tera kita? Akankah kita marah kepada siswa? Saya yakin kita akan memarahi siswa tersebut karena dianggap menngganggu jam pelajaran yang berlangsung.
    Maaf, barangkali terlalu sensitif di bahas ketika kita sebagai guru harus dapat menghargai orang lain. Kalau kita dapat menghargai orang lain pada siswa sekali pun kejadian saling menyalahkan antara guru, siswa atau pun orang tua tidak akan terjadi. Intinya kita dapat memenejemen kelas menjadi kelas yang demokratis mestinya tidak akan membawa masalah. Bisa saja siswa tertidur di kelas, sibuk sendiri di kelas, mungkin ketika berangkat ada sesuatu penyebabnya hingga masalah tersebut terbawa sampai ke sekolah. Emosi tidak stabil dapat menyulut rasa yang seharusnya bisa menghargai orang lain ternyata tidak dapat menghargai orang lain.
    Pelajaran yang dapat kita petik dari cerita seorang teman tentang pendidikan putranya di negeri luar merupakan sedikit sumbangan bagaimana posisi kita sebagai seorang guru, bisa saja kita memodifikasi mengajar kita dengan lebih ringan, bersahabat, dan toleran.
    

Senin, 01 Januari 2018

CERPEN REMAJA

Ada Cinta Yang Tertahan Di Kerongkongan
by: Ahmad Amin Udin

Gb. Dari Google Images
   Pagi mulai menunjukkan semangatnya dengan di tandai semakin merambatnya cahaya matahari yang mulai menghangatkan kulit. Sesuai jadwal keberangkatan menuju sekolah harus tepat waktu, jika tidak tepat waktu bisa di bayangkan, PR kimia yang belum selesai pasti tidak bisa terselesaikan. Bagaimana pun jarak waktu dari rumah ke sekolah harus diperhitungkan dengan pas dan tepat.
"Yup, jam sudah tepat untuk berangkat", ujar Satrio dalam hati dengan sesegera mungkin remaja tanggung yang masih duduk di bangku kelas 2 IPA SMA ini mulai bergegas karena si Atma mulai menjemput.
"Ayo Sat segera berangkat, nanti kita terlamba, PR mu sudah selesai belum?" Tanya Atma dengan heran karena Satrio tampak semangat.
"Ha ha ha belum bung Atma, karena mulai tadi malam aku fokus lihat film layar kaca jadinya masih kurang ini pekerjaan rumahnya nanti lah aku pinjam sama Gadis."
"Ok, sip kalau gitu. Ayo berangkat". Berangkatlah keduanya dengan berjalan kaki. Kebetulan saja sekolah Satrio dan Atma berjarak kurang dari satu kilo saja.

*Pinjam Buku Dong*
    Kurang lima belas menit waktu bel sekolah berbunyi, di kelas sudah ramai teman sekelas Satrio dan Atma saling berebut mencari pekerjaan rumah kimia yang sudah selesai, seperti biasa sasaran percontohan adalah para teman cewek karena ceweklah yang sampai saat ini menjadi mahluk terajin di dalam kelas. Brak....suara tas Atma begitu keras diletakkan di atas meja bagaian pojok belakang dan langsung merangsek mencari jawaban untuk PR pelajaran yang paling susah. Sementara itu Satrio celingukan mencari si Gadis.
"Ah....ternyata belum datang, apa saya terlalu cepat datangnya ya?"
Tidak berselang lama, muncullah Gadis yang tepat duduk dibarisan dari depan nomor tiga dan secara kebetulan posisi duduk Satrio berada di belakang Gadis sehingga sangat mudah sekali jika antara Satrio dan Gadis memulai membuka pembicaraan.
"Gadis, apa pekerjaan kimiamu sudah selesai?" tanya Satrio penuh tanya.
"Sudah dong, mau pinjam? Traktir nanti ya?", goda Gadis pada Satrio.
"Ups....beres nanti aku traktir di kantin sekolah, ok". Jawab Satrio penuh semangat.
"Aku ajak Fitri dan Maya boleh ya?", harap Gadis agar dikabulkan.
"Waduh duh duh duh....boleh lah pokoknya jangan habis lebih dari lima ribu nih, bisa jual celana nanti", gurau Satrio yang disambut tawa pula oleh Gadis. Selanjutnya dengan heran Atma melihat keduanya tampak keheranan, "Hei...nih anak mau ngerjakan tugas kimia apa guyonan?"
Akhirnya bel sekolah berbunyi, dengan bergegas Satrio menyelesaikan satu nomor tugas PR kimia yang belum dikerjakan, "Hui...moga gurunya masuk agak telat."

*Bertanda Suka?*
    Begitulah semakin lama berganti hari, tiada terasa keduanya semakin akrab dan saling bertegur sapa, layaknya seorang teman namun tidak dapat dipungkiri perasaan saling untuk memiliki ternyata muncul dalam diri Satrio dan gelagat ini dapat di lihat oleh teman-teman Gadis seperti Fitri, dan Maya. Kedua sahabat ini sering menjadi mak comblang bagi keduanya. Informasi dari keduanya terkadang membuat bingung Satrio antara rasa suka sekedar sebagai sahabat ataukah ini benar-benar ada perasaan cinta yang membuat Satrio kerepotan. Sering dalam hati Satrio bertanya, benarkah aku jatuh cinta? Ataukah, benarkah Gadis memiliki perasaan sama pada diriku?
    Namun terkadang menilai, adakah perasaan si Gadis sama ternyata sangat sulit setiap saat Gadis dekat setiap saat Gadis tidak dekat setiap saat kelihatan menjauh, masalah inilah yang membuat posisi Satrio serba salah. Kehadiran sahabat Gadis bisa menjadi sedikit penghibur hati meskipun nadanya hanya provokasi untuk segera mengungkapkan perasaan pada Gadis.
"Ayo, kapan Satrio mengatakan cinta pada Gadis?", goda Fitri.
"Iya ya masak  sudah ada lampu hijau kamu biarkan, pas lampu merah kamu mau ngomong cinta ya terlambat nanti, sudah ketinggalan pakai surat ngomong aja langsung. Kita tahu kok perasaan Gadis padamu Sat." ungkap Maya dengan nada penuh semangat.
"Waduh teman...capek aku, nanti pas di tolak gimana....." Kekawatiran Satrio sangat berdasar, tatkala perasaan diungkapkan ada dua kemungkinan di tolak ataukah diterima. Spekulasi ini yang tidak diinginkan Satrio.
Sambil menepuk tangan Firi dan Maya bergegas meninggalkan Satrio dan berkata, "Ya sudah kita sebagai teman akrabnya Gadis hanya menyampaikan saja ya, perkara percaya apa tidak terserah kamu ya Sat, dah......"
    Begitulah kisah cinta ini hanya sampai sebatas kerongkongan Satrio saja, tanpa dapat mengungkapkan apa yang terasa di dalam hatinya saat ini semuanya berlangsung wajar dan biasa-biasa saja. Namun semakin lama gemuruh perasaan tak tertahan membuat seiring waktu berjalan begitu cepat dan tetap saja Cinta Satrio Berhenti Sampai Di Tenggorokan.

Sabtu, 30 Desember 2017

MEDIA SOSIAL

Memelihara Pertemanan di Media Sosial

Penulis Blog
    Media sosial menurut wikipedia merupakan sebuah media daring, dengan para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi meliputi blog, jejaring sosial, wiki, forum dan dunia vertual. Blog, jejaring sosial dan wiki merupakan bentuk media sosial yang paling umum digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia.
    Jumlah penduduk Indonesia sangat besar menjadikan Indonesia sebagai negara pengguna media sosial terbesar pula. Katakanlah di media facebook, Indonesia menempati peringkat ke empat dengan total penduduk lebih dari 200 juta jiwa tercatat 60 juta lebih penduduk Indonesia tergabung dalam facebook dengan peringkat pertama Amerika, India dan Brasil. Facebook sendiri merupakan situs media sosial yang memiliki pengguna aktif terbanyak di dunia, situs web yang diciptakan oleh Mark Zuckerberg ini pada awalnya dirancang untuk media sosial dalam lingkungan mahasiswa Harvard. Sejak berdiri pada tahun 2004 sampai saat ini penggunanya mencapai 1 milyard lebih yang merupakan pengguna facebook aktif.
    Pesatnya perkembangan media sosial bukan berarti tidak ada masalah di dalamnya. Makanya pemerintah melalui Undang Undang No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik diharapkan dapat mengurangi sengketa kasus yang berhubungan dengan media sosial yang selanjutnya Undang Undang tersebut disempurnakan menjadi Undang Undang No. 19 Tahun 2016.
    Walaupun media sosial menawarkaan kemudahan dalam berkomunikasi, bersosialisasi dan lainsebagainya akan tetapi banyak masalah negatif yang muncul dipermukaan dan pada akhirnya peran baik dari media sosial menjadi tertutupi. Berikut beberapa hal negatif tentang media sosial yang secara langsung terjadi tidak jauh dari lingkungan keluarga mau pun lingkungan kerja yaitu banyaknya waktu terbuang dan konten medsos yang memberikan efek negatif.
    Terkadang, jika kita perhatikan hubungan kekeluargaan untuk saat ini merupakan hubungan mahal antara anak dengan orang tua. Ambil kasus, ketika satu keluarga merencanakan makan malam di sebuah restoran. Paling tidak saat makan di restoran merupakan momen indah bagi hubungan sebuah keluarga, namun pada kenyataan hanya sebatas pada relasi kekeluargaan secara formal saja, hubungan harmonis tersebut tidak akan tergambar ketika dalam satu keluarga sama-sama mengeluarkan smartphone masing-masing serta asik bercanda dalam dunia mayanya sendiri.
    Bagi beberapa orang tentunya hal ini adalah wajar, namun perlu disikapi dari apa yang pernah kita alami masalah tersebut tidaklah wajar. Waktu bertemu bersama keluarga ternyata dirusak oleh kehadiran media sosial dalam smart phone.. Marilah kita coba kembali pada masa lalu tanpa smartphone atau pun medi saosial tentu rasanya berbeda.
    Apa yang kita harapkan dari sebuah pertemanan di media sosial adalah adanya rasa kerukunan, kekeluargaan dan saling mengerti. Mengapa demikian, banyak kasus yang sungguh menyesakkan dada ketika kita mendengar perselisihan saling hasut di media sosial kemudian berujung pada penjara. Sebagai pengguna media sosial tetunya sangat prihatin sekali, mengapa media sosial harus menjadi ladang untuk melakukan pemfitnahan, profokasi untuk menjatuhkan orang lain atau pun media sosial dijadikan sebagai ladang bisnis yang ilegal.
    Perlu kiranya kita melakukan kampanye penggunaan media sosial yang sehat dalam artian media sosial harus menjadi salah satu sumber informasi, berdiskusi memecahkan masalah dalam posisi yang netral. Membina keutuhan, kerukunan dalam satu grup media sosial sangat penting artinya, sehingga admin grup serta anggotanya harus memiliki aturan tertulis mau pun tidak tertulis dalam sebuah grup dan tentunya disepakati bersama karena tidak mungkin dalam satu grup memiliki pemikiran sama.
    Menjaga keutuhan sebuah grup adalah satu keharusan, keluarnya salah satu anggota grup merupakan satu masalah serius. Perlu di perhatikan ada beberapa maslaha yang membuat salah satu anggota grup memilih untuk keluar salah satunya adalah:
  1. Posting gambar yang tidak senonoh. Upload gambar tidak senonoh dapat menyebabkan anggota grup merasa tidak nyaman, untuk itulah hindari mengupload gambar-gambar konsumsi usia dewasa.
  2. Kalimat postikan mengandung masalah SARA. Memanasnya suhu perpolitikan terkadang menyebabkan perselisihan luar biasa sehingga menyebabkan keretakan hubungan antar sesama anggota grup
  3. Menjadi anggota grup yang selalu ditinggalkan. Dalam satu grup terkadang ada yang menjadi favorit dan tidak favorit sehingga ketika dalam posisi bukan sebagai anggota favorit lebih baik untuk diam bahkan mungkin ada sebagaian anggota yang minder hingga memutuskan secara pribadi untuk keluar dari grup.
  4. Perhatikan anggota grup. Memperhatikan latar belakang serta  kebiasaan anggota grup sangatlah perlu untuk diketahui .
Catatan tersebut merupakan sebuah catatan yang bisa menjadi satu alasan, bagaimana salah satu anggota di  grup harus dapat mengendalikan kebiasaan-kebiasaan buruk dalam memanfaatkan media sosial.

Senin, 25 Desember 2017

REUNI 2017

Menunggu 26 Tahun Untuk Bertemu

    Masa dua puluh enam tahun merupakan waktu panjang bagi semua manusia, bila di hitung angka dua puluh enam merupakan angka menuju seperempat abad dari sebuah perpisahan. Banyak kenangan yang sedikit terkikis oleh waktu. Di sepanjang jalan, disepanjang lorong sekolah sudah banyak berubah di sudut kelas kecilku dulu sudah berubah, di jalan tempat berpapasan dengan si dia pun saat ini sudah berubah.
    Saat tepat untuk bertemu adalah saat semuanya libur dan tertuju pada tanggal 24 Desember bertepatan pada hari minggu di tahun 2017 ini. Bermula dari grup WhatsApp FISIKA MAN 91 obrolan seputar keinginan untuk bertemu sahabat lama telah terbesit hingga mengerucut dimana dan kapan pelaksanaannya.                    
    Akhirnya disepakati lokasi untuk reuni bertempat di rumah sahabat Ali Sulthon dengan alamat Selorejo RT. 02 RW. 02 Desa temurejo Kecamatan Bangorejo Kabupaten Banyuwangi. Dalam acara reuni telah tersusun agenda acara yang terdiri dari kegiatan inti reuni berupa ramah tama, kemudian dilanjutkan dengan memetik buah jeruk bersama serta mengakhiri acara di tempat wisata Pulau Merah.
    Merenung sedikit dalam kegiatan reuni ini, banyak kesan positif dari pendapat pribadi para sahabatku ketika di MAN Banyuwangi, semangat dalam kegiatan reuni ini adalah tiada perbedaan "kasta" di dalamnya semua berbaur, bergurau dan happy bareng serunya, apalagi keluarga pun ikut dalam kegiatan reuni ini, hingga klop tidak ada rasa saling curiga.
    Banyak sekali perbedaan generasi muda jadul dengan zaman now, bila di lihat dari sisi kemajuan teknologi sangat-sangat jauh sekali kalau di era sembilan puluhan masih belum di kenal hand phone untuk saat ini teknologi hand phone sudah sampai pada generasi ke empat yang berteknologi touchscreen. Teknologi masa kini bisa membuat orang cepat dapat menerima informasi sekaligus cepat naik darah. Sungguh menakjubkan teknologi saat ini dapat menyatukan perpisahaan menjadi sebuah pertemuan. Ketersediaan teknologi media sosial seperti facebook, WhatsApp menjadi jembatan bertemunya sahabat lama.

Jumat, 22 Desember 2017

OPSI BINARY

oleh: Ahmad Amin Udin, S.Pd, S.ST

Pelajari Binary.com
    Masih cukup menarik untuk di bahas tentang volatilitas-digits, sistim ini bagi penulis merupakan satu sistem binary yang cukup mudah untuk dilakukan. Tentu sang trader harus dalam posisi waspada dan selalu hati-hati jika ingin menciptakan profit yang signifikan. Walau pun sistem ini dianggap sebagai sistem yang ecek-ecek, namun sistem seperti ini merupakan sistem yang sangat cocok untuk trader yang mendambakan profit yang konsisten.
    Tanpa dipengaruhi oleh harga pasar dan juga berbagai macam aplikasi robot, sistem binary indeks volatilitas-digits bisa saja menciptakan profit yang bagus namun bisa juga menjadi satu momok yang memunculkan rasa kecewa bagi trader. Untuk itu dalam tulisan ini, kita harus banyak belajar dulu dari sistem trialnya. Menurut saya ada beberapa perihal yang harus dilakukan sebagai langkah waspada sebelum kita memutuskan untuk trading, yaitu:
  1. Atur durasi waktu, untuk lebih cepat mengetahui hasilnya kita pastikan setting waktu seminimal mungkin yaitu 5 (lima) TIK yang merupakan batas durasi waktu terkecil.
  2. Setting hasil antara 5% - 10% dari modal akun yang tersedia, perlu di ingat semakin besar kita mencari keuntungan sesungguhnya semakin besar pula risiko yang akan kita dapatkan. Untuk itu dalam menjaga kestabilan hasil dan modal yang tersedia cukuplah kita memburu hasil hanya kurang dari 10% saja.
  3. Selalu perhatikan grafik statistik digit (perhatikan grafik warna merah), perlu di waspadai batas optimum paling baik untuk melakukan trading adalah bila statistik digit nya berada pada kisaran 3% -5%, ada kemungkinan besar jika kita melakukan trading pada posisi grafik merah di kisaran lebih dari 6% ini merupakan spikulasi berbahaya ketika melakukan trading.
  4. Tidak hanya memperhatikan grafik statistik digitnya saja, perhatikan pula gerakan grafik warna merah, jika gerakannya selalu cepar berganti posisi maka tunggulah sampai gerakannya stabil.
  5. Meski pun ada beberapa teori yang bisa mengeksekusi lebih dari tiga kali trading namun jika diperhatikan sistem binary sepertinya memahami jika kita melakukan tindakan spam dalam trading. Untuk itulah kita di tuntut untuk menahan diri mencari profit sebanyak-banyaknya, kita harus ingat semua tidak boleh dilakukan dengan serakah.
  6. Mengatur pola waktu. Dalam beberapa pendapat waktu bisa juga menjadi faktor tentu, mengapa demikian? Melakukan trading saat-saat jam sibuk sangatlah rawan untuk loss, yang terbaik adalah waktu pagi sekitar pukul 07.00-10.00, selanjutnya siang sekitar pukul 14.00 atau pun malam hari setelah pukul 20.00.
    Nah, marilah kita melakukan trading dengan sistem volatilitas dengan bijak dan tidak serakah. Aturlah waktu sebaik mungkin dan tentunya berencana, bisa saja sistem binary diciptakan seakan-akan untuk memberikan kemudahan mencari profit padahal bisa saja sistem ini tercipta juga untuk selalu memberikan gelar rugi terus pada sang trader.
Transaksi di binary.com
Informasi kontrak di binary.com